Berawal dari Nekat dan HP Lawas, Dua Pemuda Daerah Ini Bangun Dompet Digital Karya Lokal
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola transaksi masyarakat Indonesia. Penggunaan uang tunai kini perlahan tergeser oleh sistem pembayaran elektronik yang menawarkan kecepatan, kemudahan, dan keamanan. Seiring pesatnya pertumbuhan industri teknologi finansial (fintech), layanan dompet digital semakin akrab digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Transformasi Digital Mengubah Cara Masyarakat Bertransaksi
Kini, berbagai kebutuhan seperti pembayaran listrik, pembelian pulsa, hingga belanja harian dapat dilakukan hanya melalui ponsel. Transformasi ini tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga merambah daerah-daerah, menjadikan transaksi digital sebagai bagian penting dari aktivitas ekonomi modern.
Lebih dari sekadar tren teknologi, digitalisasi membuka kesempatan baru bagi generasi muda untuk menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ide Besar Lahir dari Pengalaman Sederhana
Fenomena tersebut turut mendorong lahirnya banyak inovator muda di sektor keuangan digital. Salah satunya datang dari Mojokerto, tempat dua anak muda berani memulai bisnis berbasis teknologi dari pengalaman sederhana. Muhammad Mahrus Ali dan Haris Triyanto menjadi contoh bahwa ide besar bisa tumbuh dari permasalahan nyata di lapangan.
Pengalaman Mahrus berjualan pulsa keliling sejak duduk di bangku SMA memberinya pemahaman langsung tentang kebiasaan dan kebutuhan masyarakat. Setelah lulus sekolah, ia melanjutkan karier sebagai sales pulsa, berinteraksi setiap hari dengan agen kecil dan pelanggan di berbagai wilayah.
Membangun Solusi Dompet Digital yang Membumi
Dari pengalaman tersebut, Mahrus melihat bahwa banyak orang membutuhkan sistem transaksi yang lebih praktis namun tetap mudah dipahami. Berangkat dari realitas ini, ia bersama Haris mulai merintis sebuah usaha rintisan di bidang teknologi finansial.
Dari proses tersebut lahirlah Okepay, sebuah aplikasi dompet digital yang mengintegrasikan berbagai layanan pembayaran dalam satu platform. Pengguna dapat melakukan pembayaran listrik, air, BPJS, hingga pembelian pulsa dan paket data dengan lebih efisien.
Menjangkau UMKM dan Masyarakat Daerah
Aplikasi ini dirancang untuk menjangkau berbagai segmen pengguna, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga masyarakat di kota lapis kedua dan ketiga. Fokus utamanya bukan hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan pengguna terhadap layanan digital.
Tantangan Regulasi dan Konsistensi Membangun Kepercayaan
Perjalanan membangun layanan dompet digital tentu tidak tanpa hambatan. Tantangan teknis pengembangan aplikasi, upaya membangun reputasi, hingga proses penyesuaian dengan regulasi ketat dari Bank Indonesia menjadi bagian dari perjalanan yang harus dilalui.
Meski demikian, keduanya memilih untuk terus melangkah dan menjadikan setiap kegagalan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki layanan.
Langkah Menuju Ekosistem Keuangan Digital yang Inklusif
Saat ini, pengelola Okepay masih menantikan persetujuan izin resmi dari Bank Indonesia untuk pengoperasian layanan uang elektronik. Jika izin tersebut terbit, platform ini diharapkan mampu menjadi alternatif transaksi digital yang aman, sederhana, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia.
Kisah perjalanan Mahrus dan Haris membuktikan bahwa membangun bisnis digital tidak selalu membutuhkan modal besar. Dengan ketekunan, pemahaman pasar, serta keberanian mengambil langkah, peluang besar dapat tercipta.
Dari pengalaman menjual pulsa secara keliling, mereka kini bersiap mengambil peran dalam mendorong ekosistem keuangan digital Indonesia yang lebih merata dan berkelanjutan.



